Dapat Akses Lapangan Latihan, Ketua FHI Surabaya Sampaikan Apresiasi kepada Disbudporapar Surabaya

SURABAYA, HINews.com - Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI) Surabaya, Subakri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya setelah akhirnya memberikan izin penggunaan Lapangan Hockey Dharmawangsa sebagai tempat latihan atlet. Akses tersebut dinilai menjadi angin segar bagi pembinaan atlet hockey Surabaya dalam menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027.

Sebelumnya, FHI Surabaya sempat mengalami kesulitan mendapatkan akses latihan di Lapangan Hockey Dharmawangsa. Kondisi tersebut sempat menjadi kendala dalam menjalankan program pembinaan atlet secara maksimal. Namun, setelah melalui proses komunikasi dengan berbagai pihak, izin penggunaan lapangan akhirnya diberikan.

Baca Juga: Delapan Atlet Takraw Jatim Berebut Tiket Timnas untuk Asian Games 2026

"Kami sangat terbantu dengan izin ini karena atlet kami bisa berlatih dengan baik dan optimal. Ini sangat penting bagi pengembangan kemampuan atlet. Dengan berlatih di lapangan yang representatif, Insya Allah hasilnya akan maksimal," ujar Subakri.

Menurutnya, keberadaan fasilitas latihan yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas teknik, fisik, hingga mental bertanding para atlet. Oleh karena itu, akses terhadap lapangan berstandar menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari upaya mencetak prestasi.

Subakri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu membuka akses penggunaan Lapangan Hockey Dharmawangsa. Apresiasi tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Pendidikan, dan Pariwisata Kota Surabaya, Wali Kota Surabaya, serta KONI Surabaya yang dinilai telah mengomunikasikan aspirasi FHI Surabaya kepada pemerintah.

"Terima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Pendidikan, dan Pariwisata Surabaya, terima kasih kepada Wali Kota Surabaya. Tidak lupa, saya juga berterima kasih kepada KONI Surabaya yang telah mengomunikasikan aspirasi kami," katanya.

Baca Juga: Diskualifikasi Atlet Sampang, KONI Layangkan Protes ke PB Porprov Jatim

Lebih lanjut, Subakri berharap persoalan terkait akses fasilitas olahraga tidak kembali terjadi pada masa mendatang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa FHI Surabaya membawa nama Kota Surabaya dalam ajang Porprov Jawa Timur X Tahun 2027. Karena itu, seluruh elemen perlu memiliki semangat yang sama dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah.

Apalagi, Pemerintah Kota Surabaya telah memasang target ambisius dengan membidik perolehan 250 medali emas pada Porprov Jatim 2027. Target tersebut dinilai membutuhkan persiapan matang, termasuk penyediaan sarana dan prasarana latihan yang memadai bagi seluruh cabang olahraga.

Baca Juga: Atlet Panahan Menart 2 Mar Borong Medali di Lumajang

"Harapan kami, saluran komunikasi yang sempat tersumbat tidak terjadi lagi. Kami membawa nama Surabaya di Porprov Jatim X 2027 nanti. Target 250 medali emas tentu tidak mudah dicapai sehingga dibutuhkan sinergi yang baik antara semua pihak demi mewujudkan prestasi terbaik untuk Surabaya," tutur Subakri.

Dengan kembali dibukanya akses latihan di Lapangan Hockey Dharmawangsa, FHI Surabaya optimistis program pembinaan atlet dapat berjalan lebih efektif. Langkah tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas atlet hockey Surabaya sekaligus memperkuat persiapan menghadapi Porprov Jawa Timur 2027, sehingga target prestasi yang telah dicanangkan Pemerintah Kota Surabaya dapat tercapai melalui kolaborasi dan dukungan seluruh pihak.

Editor : Redaksi

Opini   

OTORITAS KEULAMAAN NAHDLATUL ULAMA

Menimbang Rais Aam Menjelang Muktamar Ke-35 Oleh HRM Khalilur R Abdullah Sahlawy (Warga NU, Kiai Kampung)  Pada 1-5 Agustus 2026, Nahdlatul…