JAKARTA, HINews - Ketua Umum Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Mohammad Ali Zaeni secara terbuka memuji gebrakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Menurutnya, baru kali ini Polri terlihat sangat agresif di awal kepemimpinan.
Jenderal bintang empat itu dinilai tidak banyak seremoni, langsung kerja. "Kami mengapresiasi tindakan agresif Kapolri Jenderal Suyudi. Baru-baru ini gebrakan nyata dalam pemberantasan narkoba dilakukan. Ini yang ditunggu publik," tegas Ali, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga: Negara Sedang Mempermainkan Hukum: Catatan Atas Kasus Silfester Matutina di Pelindo
Ali menyebut, di tengah keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba yang kembali menggila, Kapolri Suyudi hadir dengan sikap tanpa kompromi. Tidak ada lagi ruang aman bagi bandar.
Tak berhenti di narkoba, LPKAN membongkar bahwa Kapolri Suyudi kini mengarahkan peluru tajamnya ke daerah.
Melalui Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor), Suyudi diam-diam memerintahkan untuk memelototi penggunaan APBD yang selama ini jadi bancakan.
Baca Juga: Demokrasi Tanpa Etika Hanya Melahirkan Perpecahan
"Kortas Tipidkor sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi saat ini tengah memelototi sejumlah anggaran di daerah. Utamanya dugaan penyimpangan proyek yang dibiayai APBD," ungkap Ali.
Ini sinyal bahaya bagi mafia proyek. Selama ini, praktik ijon proyek APBD menjadi rahasia umum. Proyek belum dilelang, pemenang sudah ditentukan, anggaran sudah dikavling oknum pejabat dan pengusaha.
Baca Juga: Tak Hanya di Pondok Rajeg, LPKAN Duga Fasilitas Mewah Napi Ada di Banyak Lapas Indonesia
Di bawah komando Suyudi, LPKAN yakin era itu akan berakhir. "Kami mendukung penuh. Jangan hanya tajam ke bawah. Sikat aktor utamanya. Bongkar mafia proyek APBD tanpa pandang bulu. Berantas narkoba sampai ke akarnya," pungkas Ali.
Menurut Ali, jika dua penyakit kronis ini narkoba dan korupsi APBD berhasil disikat, maka kepemimpinan Jenderal Suyudi akan dicatat sebagai era kebangkitan kepercayaan publik terhadap Polri.(red)
Editor : Redaksi