Esha Care Indonesia Berikan Manfaat Stimulasi Pijat Bayi Untuk Kader Hebat Surabaya

avatar Harian Indonesia News
<p><strong>Fitriani Ketua yayasan Esha Care Indonesia (tengah).</strong></p>
<p><strong>Fitriani Ketua yayasan Esha Care Indonesia (tengah).</strong></p>

SURABAYA, HINews - Sebagai sebuah lembaga non-profit yang fokus pada upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan perempuan, ibu, dan anak. Hari ini yayasan Esha Care Indonesia menggelar pelatihan pijat stimulasi bayi di Jalan Jagir Surabaya.

 

Dalam pelaksanaan yang berlangsung pada hari Senin 24 Juli 2023 kemarin, yayasan Esha Care Indonesia juga memberikan edukasi menyusui bagi para kader hebat Surabaya.

 

Menurut Ketua Yayasan Esha care Indonesia Fitri, stimulasi tumbuh kembang anak melalui pijat stimulasi telah terbukti secara ilmiah mampu mengoptimalkan tumbuh kembang anak. 

 

Melalui peran aktif kader, kami berharap masyarakat dapat memperoleh informasi edukasi yang benar. "Khususnya dalam hal manfaat pijat stimulasi bayi dan pemberian ASI pada bayi," terangnya.

 

Pada kesempatan itu, Fitri pun berharap agar kedepannya Esha care Indonesia dapat terus melakukan pelatihan dan edukasi langsung kepada masyarakat. "Selain itu, turut membantu dalam berbagai permasalahan yang menghambat peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak," pinta Ketua Yayasan Esha care Indonesia ini.

 

Namun, sambung Fitri, dalam penanganan hal tersebut, harus diatasi dengan tepat sesuai kebutuhan.

 

"Untuk diketahui, Yayasan Esha Care mendapat dukungan dari Johnson and Johnson serta Syifa Home Care," tukas wanita yang juga seorang Bidan ini.

 

Dikatakannya, Yayasan Esha Care telah sukses menyelenggarakan pelatihan yang berlangsung selama 1 hari di Surabaya.

 

"Para peserta berkesempatan melakukan latihan pijat dengan menggunakan panthom bayi," tuturnya.

 

Selain itu, dia pun mengemukakan, bahwa dalam acara ini ada tanya jawab seputar soal menyusui dan permasalahan penghambat pemberian ASI oleh ibu kepada bayi.

 

"Hal ini menjadi sesi yang tidak kalah mendapat antusias dari para peserta," katanya.

 

Terlebih, lanjut kata dia lagi, Ketua AIMI Jawa Timur, Setiya Hertiyaningtyaswati sebagai nara sumber yang memberikan berbagai informasi penting untuk menjawab semua pertanyaan dari para ibu.

 

Fitri juga menambahkan, bahwa Yayasan Esha Care Indonesia akan berkomitmen melakukan upaya serupa secara berkesinambungan. "Sebagai langkah nyata berperan aktif untuk kesehatan dan kesejahteraan perempuan, ibu, bayi dan anak di Indonesia," pungkasnya. (Kr1)

Editor : KR1

Opini   

Anies Bukan Budak Jokowi

Oleh: Yusuf Blegur Sejatinya, publik bukan saja menganggap anak-anak Jokowi yang terlibat dalam politik sebagai anak haram konstitusi. Lebih dari…