SURABAYA, HINews – Padepokan Kosgoro 57 menggelar pagelaran wayang kulit bertajuk “Parikesit Jumeneng Ratu” pada Selasa (5/5/2026) malam. Pertunjukan budaya ini akan berlangsung di Pendopo Agung Trowulan mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Pagelaran menghadirkan dalang Ki KRT Senoaji Singo Murtadlo, dengan dukungan sejumlah tokoh dan penggiat budaya. Acara juga akan dimeriahkan oleh campursari Krido Budoyo, sinden Nanda Sari, serta penampilan Cak Agus Kuprit bersama timnya.
Ketua Dewan Penasehat Padepokan Kosgoro 57, Muchdi Purwopranjono, bersama Ketua Dewan Pembina M. Ridwan Hisjam dijadwalkan hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya tradisional.
Lakon yang diangkat mengisahkan perjalanan Parikesit sebagai raja penerus takhta Hastinapura. Parikesit merupakan putra Abimanyu dan Dewi Utari, serta cucu Arjuna. Ia dikenal sebagai pemimpin bijaksana yang membawa masa damai pasca Perang Baratayuda.
Dalam kisah pewayangan, Parikesit lahir dengan keajaiban setelah sempat gugur dalam kandungan akibat serangan Aswatama, lalu dihidupkan kembali oleh Kresna. Ia kemudian naik takhta menggantikan Yudistira dan memimpin dengan penuh keadilan serta kejujuran.
Pagelaran ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya dan refleksi nilai kepemimpinan. Melalui kisah Parikesit, masyarakat diajak memahami pentingnya integritas, kebijaksanaan, dan tanggung jawab dalam memimpin.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal serta mencintai warisan budaya wayang kulit sebagai identitas bangsa.
Editor : Redaksi