Dua Kades di Bogor Terjerat Hukum

avatar Harian Indonesia News
Ilustrasi
Ilustrasi

BOGOR, HiNews - Dengan kasus yang berbeda, kini dua kepala desa (kades) di Kabupaten Bogor harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Informasi yang diterima, bahwa oknum Kades Cibinong Kecamatan Gunungsindur (HM) telah ditahan oleh Sat Reskrim di Mako Polres Bogor karena diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan.

Baca Juga: Menko Polhukam Minta Polri Percepat Usut Dugaan Pencucian Uang Panji Gumilang

Dimana HM dan oknum anggota DPRD Kabupaten Bogor berinisial EK dianggap merugikan korban atau pelapor sebesar Rp 1,7 miliar.

Baca Juga: LAMI: Ungkap Kasus Dugaan Gratifikasi Pembangunan Pasar Soreang dan Banjaran

Sedangkan Kades Cidokom Kecamatan Rumpin (TT) tersandung hukum karena diduga melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait bantuan keuangan infrastruktur desa atau program Satu Miliar Satu Desa (Samisade), Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Akibat ulah TT negara dirugikan sekitar Rp 300 juta.

"Kedua kades ini harus bertanggungjawab atas perbuatannya. Kita akan mentaati aturan dan prosedur hukum sesuai perundang undangan yang berlaku," tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin kepada sejumlah awak media belum lama ini.

Baca Juga: LPKAN Indonesia dan LKHAI Dorong Penegak Hukum Maksimalkan Proses Pencegahan Korupsi

Sekda menegaskan, pihaknya tinggal menunggu proses hukum yang sedang berjalan. "Untuk mengisi kekosongan jabatan kades, kita lihat tergantung status kades. Apakah diganti sementara atau permanen," pungkasnya singkat. (*)

Editor : A1H