Nevi Hariady: Kalau Kami Disebut Sampah, Maka Kami Sampah yang Bisa Didaur Ulang untuk Bangsa

Surabaya,HINews – Rapat Pemilihan Pengurus Anak Cabang (RPPAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, periode 2025–2028, digelar pada Minggu (5/10/2025). Dalam rapat tersebut, Nevi Hariady terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Benowo.

Usai terpilih, Nevi menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) sejatinya dibentuk untuk menjaga, membantu, dan melayani bangsa — bukan untuk menindas, memeras, atau membuat kekacauan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Fun Walk Warnai Dies Natalis ke-3 Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya

“Organisasi apa pun yang lahir di negeri ini, tujuannya harus membantu dan melayani masyarakat, bukan menindas atau mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.

Sebagai ketua PAC Pemuda Pancasila, Nevi menambahkan bahwa seluruh ormas memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Ia juga menegaskan, Pemuda Pancasila harus tampil di depan sebagai motor penggerak bagi organisasi lain dalam memperkuat semangat kebangsaan dan solidaritas sosial.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Ajak Warga Bersama Wujudkan Tertib Keselamatan Berlalu Lintas

Menanggapi berbagai tudingan miring terhadap ormas Pemuda Pancasila, Nevi menilai stigma negatif seperti “sarang preman” atau “sampah masyarakat” merupakan pandangan sempit yang tidak memahami perjuangan dan peran sosial organisasi ini.

“Banyak mulut comberan yang menuduh kami seperti itu. Kalau pun kami disebut sampah masyarakat, maka kami adalah sampah yang bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Gapeknas Perkuat Kolaborasi Pengusaha Konstruksi

Nevi menutup dengan penegasan bahwa Pemuda Pancasila akan terus berkomitmen menjaga nilai-nilai Pancasila, memperkuat rasa kebangsaan, dan menjadi pelindung bagi rakyat kecil.

“Sekali layar terkembang, surut kita berpantang,” ujarnya penuh semangat. (kri) 

Editor : Redaksi