Surya Paloh Sebut Jika Pilpres Dua Putaran Peluang Koalisi 01 dan 03 Terbuka  

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh

JAKARTA, HINews - Jika Pilpres 2024 mendatang berjalan dua putaran, peluang koalisi kubu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo sangat terbuka lebar. 

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh menanggapi adanya wacana koalisi 01 dan 03, bahkan ia pun mengaku jika itu terjadi maka tambah seru.

Baca Juga: NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Dinaikkan Jadi 7 Persen

"Itu pasti tambah seru lha. Belum ada putarannya saja udah seru apalagi putaran kedua kan," ungkap Surya Paloh di Bali seperti dikutip cnbc, Rabu (24/1/2024).

Surya Paloh menegaskan dia dan partainya sangat terbuka membuka koalisi dengan pihak manapun, termasuk merajut kembali hubungan dengan PDI-Perjuangan. Namun dia belum berencana bertemu dengan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

"(Ketemu Puan) nanti kita lihat. Siapa saja gak jadi masalah bagi Nasdem. Katakanlah keinginan untuk menjaga komunikasi politik itu tetap cair kepada siapa saja, siapa saja gak ada masalah," tegas Surya Paloh.

Sebelumnya, Calon Presiden Ganjar Pranowo sudah mengungkapkan isu bahwa dirinya bakal berkoalisi dengan Anies Baswedan. Menurut Ganjar, kubunya berkomunikasi dengan siapapun.

Baca Juga: Jokowi Panggil Surya Paloh ke Istana, Akankah NasDem Gabung Bersama KIM

"Oh sabar, kami komunikasi dengan semuanya," ucap Ganjar.

Sementara itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu sudah angkat bicara mengenai wacana yang ramai dibahas hingga viral di internet. Ia menyatakan pihaknya terbuka dengan segala kalangan.

"Insyaallah saya terbuka pada semua kalangan karena kita nggak tahu apakah kita masuk, mudah-mudahan itu harapannya. Tapi nanti dengan siapanya kita gak tahu juga," kata Syaikhu, dikutip dari detikcom.

Baca Juga: Surya Paloh Ungkap Kenapa Usung Anies jadi Capres

"Oleh karena itu semua komunikasi ini mesti terbangun dengan baik. Sehingga jangan jadikan Pilpres menjadi sarana untuk saling bermusuhan satu sama lain," tambahnya.

 

 

Editor : Redaksi